RAHMAT-MU

Putih awan tergantikan denngan awan mendung yang diterbangkan angin. Membawa sekantung air, butiran mutiara jatuh dari langit, seakan2 awan mendung menuangkan seluruh air yang dibawanya. Menyirami dunia yang begitu kering dan tandus, mingisi setiap lubang dengan tetesan air. Setiap tetsan air begitu sangat berarti, dan berjatuhan satu demi satu, menjadi sebuah hujan.

Debu yang melekat pada setiap dinding dunia hanyut, tersapu oleh air yang jatuh dari langit, ikut hilang begitu air sampai ke bumi dan akhirnya pecah pada setiap butirannya. Mengalir, membawa setiap debu2 kecil yang melekat pada setiap dinding dunia, meneggelamkan semuaa kotoran.

Debu pada dindng dunia menghilang terbawa aliran air, mengembalikan kehidupan yang telah mati menjadi hidup kembali. Semangat yang hangus terbakar dengan panasnya matahari akhirnya kembali dengan kesegaran air suci.

Dunia yang tertutupi debu akhirnya kembali bersnar dengan kerlap kerlip yang timbul dari cahaya matahari yang menyinari dunia yang masih basah dengan air hujan.

Bunga yang layu kembali berkembang dengan warnanya yang begitu indah menghiasi dunia iini. Kuningnya daun tegantikan dengan hujaunya dengan yang baru. Warna alam yang dulunya pucat sekarang menjadi hidup kembali.

Hujan memberi subuah arti pada setiap tetsannya, memberikan hal yang baru pada setiap kehidupan pada dunia ini, memberikan kejidupa baru, dan memberikan isi pada setiap ruang yang kosong. Dan pada setiap tetesanya memberikan alunan suara, yang akhirnya menjadikan sebuah nyanyian yang begitu menyentuh jiwa.


Semua kembali hidup, semua mengeluarkan cahayanya pada setiap kehidupan ini, alam yang sudah tua ini kembali muda lagi. Dan lahirlah dunai yang baru lagi setelah hujan pergi.

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar