TERTANAM DALAM JIWA

Mata terpejam meninggalkan alam nyata, kaki berlutut mnempatkan dan terdiam sejeneak. Menghadap lautan yang membentang luas, menunggu hembusan angin. Menyapada pada angin yang membawa percikan air dari laut. Membasuh tubuh yang kering, dan memberikan kesegaran yang sesaat.

Berdiam sejenak pada puncak bukit, memberi senyuman pada luas laut yang membentang. Mulut yang terbungkam, hati yang mulai bicara, mencoba untuk bercerita pada siapa saja yang ada disana. Angina yang berhembus datang begitu banyak, berhenbus kencang, mencoba untuk berteman dengan jiwa. Tiada kata dari lidah yang sanggup untuk mengungkapkan isi hati, hanya hati ini snediri yang dapat berbicara.

Air yang menggulung menjadi ombak, bagaikan roda yang berputar, menemani tubuh ini yang sedang berdiam pada kesepian, memberikan alunan musik, berjalan dari kedua telinga dan masuk e dalam hati. Dan hati ini mulai menari dengan sendirinya, menari dengan alunan musik dari suara ombak yang begitu menyentuh jiwa, menjadi teman untuk mulai bercerita.

Karang yang begitu tinggi, membentuk bukit yang tinggi dank eras. Menjadikan tempat untk berdiam diri pda saat hati kehilangan arah, berdiam utnuk mencari arah yang hilang. Menjadikan tempat yang kokoh, dan menjadi benteng dari hempasan air yang berbentuk ombak yang bsar.
Apakah semua yang ada disana akan mendengnarkan ceriat dari hati yang sedang kehilangan arah ini? Apakah mereka mampu untuk mendengarkan cerita hati ini?

Ingnka angina yag datang begitu banyak dan berhembus kencang akan membawa semua permasalahan yang ada dihati, menerbangkan semua pohon kotoran dalam hati sampai pada akar2nya. Buatlah putaran angina yang besar, sehingga semua yang tertanam akan ikut terbang bersamamu, sampai yang ada di dalam hati yang jauh disna, sampai kotoran yang mengendap jauh didalam hati ini, berharap semua akan ikut terbang bersama putaran yang kau buat. AKU YAKIN KAU BISA.

Berharap ombak yang datang dan begitu besr akan menhantam hati yang kacau ini, menghanyutkan semua masalah dalam jiwa, menghanyiutkan semua kotoran dalam hati ini, dan berharap semua itu tidak akan kembali lagi. Telanlah semua kotoran hati itu, bawalah mereka pergi, hanyutan mereka, bunuhlah mereka, apakah ombak akan seperti itu? YA, AKU YAKIN PASTI KAU BISA.

Karang yang begitu keras, berdiri tegak jauh diats awan. Berharap kau hidup dalam hati ini, membentuk sebuah benteng yang keas dan kokoh, seperti saat kau hidup dalam tepian laut, dan menjadi benteng dari hempasan air ombak yang begitu besar. Berharap kau akan melindungi hati ini dari apapun yang akan menghancurkan hati ini, dan berharap kau menjadi pondasi yang kuat untuk hati ini, untuk sebuah bangunan yang berbentuk benteng, walaupun hanya untuk hatiyang kecil ini, inginkan kau hidup bersama hati ini. Agar kau melindungi hati ini dari segala bahaya yang merayu hati ini untuk berbuat yang tidak seharusnya dilakukan. Jagalah hati ini, lindungilah hati ini. KAU PASTI BISA.

Dan semua kemnbali pada diri kita sendiri, kita dapat menerbangkan semua permasalahan dalam hati kita, mnergbangkan kototran dalm haati kita. Kita pun mampu untuk menghanyutkan semua kotoran yang mengndap dalam jiwa kita. Dan kita mampu membuat benteng yang tinggi, yang kokoh, bahkan melebihi karang yang selalu dihempas oleh ombak. Karena semua itu lahir pada jiwa ini, semua itu sudah tertanam pada jiwa ini. Yakinkan hati ini bisa seperti angina itu, seperti ombak itu, dam seperti karang itu.
Karena, AKU YAKIN KAU BISA, AKU YAKIN PASTI KAU BISA, dan KAU PASTI BISA.!!!


                                                                                                                                Tetap semangat dan senyumlahJ

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar